MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI SENAM PUTRI HALIM PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN
Keywords:
Motorik Kasar, Senam Putri Halim, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui penerapan kegiatan senam Putri Halim (senam sehat gembira) di RA Izzatul Islam. Latar belakang penelitian ini muncul dari rendahnya kemampuan motorik kasar sebagian anak, terutama pada aspek koordinasi gerak mengikuti irama musik. Anak-anak masih tampak kesulitan menggerakkan tubuh secara teratur sesuai alunan lagu, sehingga dibutuhkan pembelajaran yang lebih terarah dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 22 anak kelompok B yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas anak, wawancara dengan guru pendamping, serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari pra siklus hingga siklus II. Pada tahap pra siklus, 72% anak masih berada pada kategori belum berkembang. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, 69% anak menunjukkan perkembangan dengan kategori mulai berkembang. Peningkatan lebih optimal terjadi pada siklus II, dengan 81% anak berada pada kategori berkembang sangat baik dan 19% anak dalam kategori berkembang sesuai harapan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa senam Putri Halim efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini, terutama dalam meningkatkan koordinasi gerak, kelincahan, serta kemampuan mengikuti irama musik.