PENGARUH PRINSIP KE SEPULUH PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI RA AS-SHOLIHIN
Keywords:
Prinsip Kesepuluh, Pembelajaran, Kreativitas, Anak Usia DiniAbstract
Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah perkembangan kreativitas anak usia dini kelompok B mengalami hambatan kemampuan kreativitasnya, hal ini disebabkan karena guru selalu menggunakan lembar aktivitas anak (kertas/majalah) sebagai sumber utama dalam kegiatan belajarnya dan lebar aktivitas yang dikerjakan berpusat pada guru atau guru sudah menentukan lembar aktivitas apa yang harus dikerjakan oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prinsip kesepuluh pembelajaran anak usia dini (penggunaan media belajar, sumber belajar dan narasumber), kemampuan kreativitas anak dan pengaruh prinsip kesepuluh pembelajaran anak usia dini terhadap kemampuan kreativitas anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan perkembangan kreativitas anak usia dini kelompok B di Ra As-Solihin Ds.Girimakmur Kecamatan Malangbong kabupaten Garut, hali ini dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase kemampuan perkembangan kreativitas anak ditujukan dengan nilai signifikansi dari uji regresi linear sederhana antara variabel X (prinsip kesepuluh pembelajaran anak usia dini) dan variabel Y (kreativitas anak) yaitu sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel X (prinsip kesepuluh pembelajaran anak usia dini) terhadap variabel Y (kreativitas anak).
References
Arifudin, O. (2022). Perkembangan Peserta Didik (Tinjauan Teori-Teori Dan Praktis). Bandung: CV Widina Media Utama.
Direktorat PAUD. (2005). Materi Konsep PAUD. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Fikriyah, S. (2022). Peran Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Dalam Menyikapi Bullying. Jurnal Tahsinia, 3(1), 11–19.
Hanafiah, H. (2021). Pelatihan Software Mendeley Dalam Peningkatan Kualitas Artikel Ilmiah Bagi Mahasiswa. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 5(2), 213–220.
Hanafiah, H. (2022). Implementation Of Character Strengthening In Boarding School Students. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 1(2), 49–54.
Mayasari, A. (2021). Pengaruh Media Visual Pada Materi Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Tahsinia, 2(2), 173–179.
Mayasari, A. (2022). Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran. Jurnal Tahsinia, 3(2), 167–175.
Nurbaeti, N. (2022). Penerapan Metode Bercerita Dalam Meningkatkan Literasi Anak Terhadap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Tahsinia, 3(2), 98–106.
Rahayu, Y. N. (2020). Program Linier (Teori Dan Aplikasi). Bandung : Widina Bhakti Persada.
Siti Rohani dkk. (2016). Pedoman Kurikulum Raudhatul Athfal. Jakarta: Departemen Pendidikan Pimpinan Pusat IGRA.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif dan R&D). Bandung : CV. Alfabeta.
Sulaeman, D. (2022). Implementasi Media Peraga dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 71–77.
Supriani, Y. (2022). Peran Manajemen Kepemimpinan dalam Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 332–338.
Ulfah, U. (2019). Peran Konselor Dalam Mengembangkan Potensi Peserta Didik. Jurnal Tahsinia, 1(1), 92–100.
Ulfah, U. (2020). Implementasi Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dalam Kurikulum 2013. Jurnal Tahsinia, 1(2), 138–146.