PEMANFAATAN BAHAN ALAM MELALUI KEGIATAN MENGECAP UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI POS PAUD ARRAHMAN
Keywords:
Bahan Alam, Kegiatan Mengecap, Motorik Halus, Anak Usia DiniAbstract
Perkembangan motorik halus merupakan aspek penting pada masa anak usia dini karena berhubungan dengan keterampilan dasar yang mendukung kesiapan belajar selanjutnya. Namun, hasil observasi awal menunjukan terdapat 10 anak pada usia 4-5 tahun di Pos PAUD Arrahman masih mengalami kesulitan dalam mengendalikan jari, memegang alat, dan menyelesaikan tugas secara rapi. Kondisi ini menunjukkan keterampilan motorik halus anak belum optimal sehingga diperlukan media pembelajaran konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mengecap menggunakan bahan alam. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis & McTaggart dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok A usia 4–5 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi RPPH, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan motorik halus anak. Pada pra-siklus, 60% anak berada pada kategori Belum Berkembang dan 40% Mulai Berkembang. Pada siklus I, capaian meningkat dengan 50% anak Mulai Berkembang dan 20% Berkembang Sesuai Harapan. Pada siklus II, mayoritas anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (30%) dan Berkembang Sangat Baik (50%), sehingga total 80% anak memenuhi indikator keberhasilan. Dengan demikian, kegiatan mengecap berbasis bahan alam terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini.