MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR KELOMPOK B PAUD SANDI
Keywords:
Motorik Halus, Anak Usia Dini, Kegiatan Mewarnai, PAUDAbstract
Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berhubungan dengan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Keterampilan ini tidak hanya mendukung kemampuan menulis, tetapi juga berkaitan dengan konsentrasi, koordinasi, serta kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai gambar di kelompok B PAUD Sandi Desa Kondangjaya Kecamatan Karawang Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak kelompok B, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan motorik halus anak dari kondisi awal hingga akhir siklus kedua. Pada siklus I rata-rata anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 36% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) hanya 29%. Setelah dilakukan perbaikan strategi pada siklus II, persentase anak pada kategori BB turun menjadi 7%, sementara kategori BSB meningkat tajam hingga 57%. Perubahan ini menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai efektif dalam menstimulasi koordinasi mata-tangan, ketelitian, serta kreativitas anak. Implikasi penelitian ini adalah kegiatan mewarnai dapat dijadikan strategi praktis sekaligus pedagogis dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia dini, dan dapat dipertimbangkan untuk diintegrasikan dalam kurikulum PAUD.